Solidaritas Ditengah Perbedaan

Ini adalah karya gue yang ikut dalam salah satu lomba menuis essai yang diadakan oleh Depdiknas. meskipun gak menang, tapi setidaknya sudah berusaha ūüôā .

Keanekaragaman kebudayaan bisa membuat sebuah negara makin berkembang atau malah membuat negara tersebut  makin terpuruk dalam konflik yang berkepanjangan hanya karena perbedaan kebudayaan antar masyarakat tersebut. Termasuk negara Indonesia yang multikebudayaan yang sedang berusaha mempersatukan seluruh kebudayaan yang ada didalamnya.  Dapatkah kita sebagai Bangsa Indonesia hidup harmonis ditengah perbedaan ini ?

            Diibaratkan seperti sebatang lidi yang dipisahkan dari sekawanan batang lidi lainnya , sebatang lidi itu akan sangat rapuh sehingga mudah untuk dipatahkan oleh apapun termasuk oleh tangan manusia. Tetapi, jika sekumpulan batang lidi yang banyak tersebut kemudian diikat menjadi seikat lidi ,maka sangat susah untuk dipatahkan oleh apapun. Kalaupun bisa dipatahkan, itupun harus memakai tenaga yang maksimal atau tenaga superpower.

          Bayangkan jika Negara Indonesia adalah sekawanan batang lidi yang diikat tersebut ,seluruh kesatuan yang ada di Indonesia akan susah dipecahbelah oleh pihak manapun. Jika Indonesia bisa bersatu seperti sekawanan lidi itu, siapa yang tidak mau tinggal di Indonesia?. Tentunya jika kita yang tinggal didaerah yang damai, pasti hati kita akan menjadi harmonis. Tidak akan ada rasa cemas untuk bepergian kemanapun. Indonesia bisa saja mendapat predikat negara paling damai didunia karena rasa solidaritas warganya yang sangat tinggi dan patut ditiru walaupun memiliki perbedaan kebudayaan didalamnya. Kalau bukan kita yang menjaga kedamaian dinegeri sendiri, siapa lagi ?

           Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai 6 agama yang berbeda ,keanekaragaman suku bangsa, ratusan bahasa daerah dan kebudayaan lainnya yang berbeda beda dari setiap daerah di Indonesia.  Indonesia juga memiliki ribuan suku bangsa yang tersebar keseluruh pelosok tanah air. Tiap-tiap daerah dihuni suku mayoritas dan ada juga suku  minoritas. Suku mayoritas dapat hidup berdampingan dengan suku minoritas jika kedua belah pihak sama-sama memiliki rasa toleransi yang tinggi. Setiap suku  bangsa pun harus bisa bersosialisasi dengan suku lain agar tercipta keharmonisan antar suku. Tapi akhir akhir ini persatuan dan kesatuan Indonesia sering mengalami keretakan karena perbedaan budaya tersebut. Bisa disebabkan oleh perbedaan kepercayaan, adat istiadat ataupun hal lain.                     Perbedaan seperti itu dapat memicu perselisihan antar suku, agama atau kelompok masyarakat. Negara Indonesia tidak boleh bernasib sama seperti negara Palestina ataupun Suriah yang mengalami konflik yang tidak berujung karena perbedaan aliran agama.

            Itu bukan permasalahan yang bisa dianggap remeh, karena sudah menelan ribuan nyawa tidak berdosa dan banyak penduduk sipil yang mengalami luka parah. Karena Indonesia adalah negara multikebudayaan, negara kita ini sangat rentan terjadinya perselisihan. Misalnya bisa saja terjadi  perang saudara karena perbedaan agama atau perselisihan antar suku. Padahal jika diteliti lagi, masalah yang mereka alami bisa diatasi dengan kepala dingin. Tidak harus menyelesaikan masalah dengan peperangan yang melibatkan sekelompok orang sehingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Setelah kita menyadari bahwa tugas kita sebagai bagian dari Bangsa Indonesia untuk menjaga perdamaian, inilah tantangan Bangsa Indonesia yang sesungguhnya untuk menjaga perdamaian. Maka diperlukanlah kesadaran penuh masyarakat untuk menghargai sesama manusia. Agar kedamaian dapat tercipta sehingga konflik bisa dihindari.

            Interaksi dan pergaulan dalam masyarakat tidak selalu bisa berjalan dengan selaras dan sesuai dengan keinginan masing masing. Kadang kadang terjadi perbedaan pandangan, pemikiran, dan tingkah laku yang membutuhkan penyesuaian dengan pihak lain. Maka dari itu kita harus membuat aturan didalam bermasyarakat agar setiap orang dapat mengeskpresikan dirinya tanpa harus menyinggung dan mengganggu orang lain. Dengan adanya peraturan tersebut , hubungan manusia menjadi tertib, teratur, rukun, aman, dan damai didalam perbedaan. Peraturan dibuat dengan maksud untuk mengatasi pertentangan kebutuhan dasar manusia seperti suku, ras dan agama.

¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Jika kita bicara mengenai Indonesia, perlu diketahui bahwa Indonesia adalah negara kepulauan luas yang terbentang dari Sabang yaitu di Aceh dan berakhir di Merauke yaitu di Irian Jaya. Setiap suku mayoritas maupun minoritas menempati setiap daerah di Indonesia. Misalnya kebanyakan suku Melayu menempati wilayah Sumatera dan Kalimantan. Suku Jawa dan Betawi kebanyakan menempati wilayah Jawa, dan lain lain. Agama Islam adalah agama mayoritas di Indonesia, dan agama Kristen,Katolik,Hindu,Budha,Hindu dan Kong Hu Cu juga tinggal bersamaan dengan umat Muslim di Indonesia. Setelah diteliti, ¬†tidak mungkin ada satu daerah di Indonesia yang hanya ditempati oleh satu suku atau satu agama mayoritas di daerah itu . Pasti ada juga suku atau agama minoritas yang juga tinggal bersamaan didaerah suku/agama masyarakat mayoritas. Contohnya : sekelompok masyakarat yang menganut agama Kristen ‚ÄúTakkan bisa ada‚ÄĚ didunia ini jika tidak ada Umat Muslim,Buddha, Hindu dan Kong Hu Cu.

         Maka suku/agama mayoritas tersebut harus bisa beradaptasi dengan lingkungannya sekalipun mereka (suku/agama  mayoritas ) adalah penduduk di daerah tersebut. Karena manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan makhluk lain.

Manusia tidak dapat hidup sendirian. Kehidupan manusia belum bisa dikatakan harmonis jika dia tidak bersosialisasi dengan lingkingannya.  Filosofi makhluk sosial juga berlaku pada setiap suku bangsa. Karena suku bangsa terdiri dari sekumpulan manusia yang mempunyai tujuan yang sama. Sebuah suku bangsa tidak akan bisa bertahan hidup kalau tidak karena bantuan suku bangsa lain.Dan kehidupan suatu suku bangsa tidak bisa dikatakan harmonis jika suku bangsa itu tinggal disuatu daerah sendirian. Suku bangsa perlu juga bersosialisasi dengan lingkungan yang dihuni oleh suku bangsa lain.

          Manusia diciptakan Tuhan sebagai makhluk sosial tentunya untuk hidup bersama, dan saling berusaha untuk menciptakan hidup harmonis bahkan ditengah-tengah perbedaan. Tuhan menciptakan perbedaan budaya diantara manusia  agar sesama manusia dapat saling melengkapi satu sama lain, karena perbedaan membuat hidup manusia lebih berwarna dan bervariasi.

          Dan perbedaan juga menimbulkan perasaan saling      menghargai/menghormati budaya orang lain.                                   Sungguh, jika perbedaan itu dinikmati oleh manusia, efeknya juga dirasakan oleh manusia itu sendiri. Perselisihan bisa diminimalisir dengan jalan keluar tanpa harus melalui jalur kekerasan.

           Setiap manusia pasti menganut kepercayaan yang benar. Karena Tuhan memberikan akal pikiran kepada setiap manusia untuk membedakan mana yang benar dan yang buruk. Tetapi , manusia tidak boleh menganggap budaya yang mereka percayai adalah yang paling benar , dan menganggap budaya orang lain yang tidak sama dengan budayanya tidak benar. Masalah seperti itu sering sekali memicu konflik, khususnya konflik  antar agama. Tidak sepantasnya manusia bertengkar karena agama, karena agama adalah hal yang tidak dapat dipahami sepenuhnya oleh akal pikiran manusia. Hanya Tuhan Yang Maha Esa yang mengetahui sepenuhnya tentang agama. Maka dari itu berusahalah menghargai budaya atau kepercayaan orang lain agar mereka juga memberikan umpan balik yang positif tentunya bagi kita.

¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Kalau kita sudah bisa menghargai kepercayaan orang lain dari hal kecil, kita sudah berhasil menjaga rasa toleransi dari tingkah laku kita sendiri. Karena tidak seharusnya Indonesia kembali berkecamuk karena pertengkaran karena masalah perbedaan kebudayaan. Apalagi Indonesia sudah 68 tahun merdeka, kita harus melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia. Jika tugas pejuang kemerdekaan dahulu ialah merebut kemerdekaan Indonesia, maka tugas kita selanjutnya sebagai penerus generasi bangsa ialah memakmurkan Indonesia kearah yang lebih baik lagi. to be continued….

Iklan

Tulis Komentar Anda. Pakai Facebook atau Twitter disarankan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s