IPS or IPA ? Terserah gue dong !

Untitled-1

Gue tau kok, kalau gue ini masih duduk dikelas X SMA. Tapi wajar dong kalau gue udah mikirin nanti pas masuk kelas XI nanti masuk IPA or IPS ? Tapi sejauh ini gue belum bisa milih IPA  or IPS. Entahlah, gue masih mempertimbangkan setiap konsekuensi kalau akau milih salahsatu jurusan nantinya. Hffftt, Hanya Tuhanlah yang Tahu.


Gue sendiri yang nceritain diri gue sendiri. Gue ini orangnya kreatif. Kreatif menulis, menulis cerpen, nulis lirik lagu. Di buku pribadi gue udah banyak gue coretin cerpen dan lirik lagu. Gue ini juga orangnya Aktif. Maksudnya aktif dalam pelajaran, suka memberi pertanyaan, memberi saran dalam tugas kelompok pelajaran tertentu seperti sosiologi,PKN, Bahasa Indonesia, dll. Setiap ada pembagian kelompok diskusi dikelas, anggota pertama yang temen incar itu gue. Entah mengapa gue selalu direbutin kayak lagi ngantre cendol. Tetap gue harus milih salah satu kelompok, gakmungkin gue ikut semua kelompok mereka. Gak mungkin

Gue paling gaksuka pelajaran yang menghafal rumus” yang rumit seperti IPA Kimia, Fisika, Matematika. Gue paling gakbisa mengerti itu semua. Dan gue yakin pasti gue akan ketemu ke-4 pelajaranitu pas guue milih masuk jurusan IPA. Kata temen gue ya, Jurusan IPA itu cenderung lebih elit satu tingkat dari IPS. Karena kebanyakan yang menghuni kelas IPA itu ialah calon dokter, guru, dan profesi elit lainnya. Dan IPS dipandang sebelah mata oleh anak anak IPA.
Gue mulai mendengar alasan alasan nantinya mereka masuk IPA. Alasan mereka mulai campur campur. Ada temanku yang memang pintar dalam IPA sehingga sangat tertarik memperdalam ilmunya dikelas IPA. Ada juga yang masuk IPA karena ngikut” temen atau pacar. Ngikutin temen supaya bisa belajar bareng, bisa bikin ribut bareng dan melakukan semua hal bersama dikelas. Ada yang ngikut keinginan pacar. Saat pacar pengen masuk IPA padahal dia ingin masuk IPS, paksain ajalah masuk IPA biar bisa makin dekat dengan pacar.

Ada sisi positif dan negatifnya…

Positifnya.. Jika jurusan sama, kelas juga sama, dan duduk dibangku yang sama alias bersampingan bisa sangat spesial. Ngerjain PR bareng sama pacar, diskusi sekelompok sama pacar, sekalian buat heboh dikelas umbar-umbar kemesraan dikelas. ccooocweett :*

Negatifnya… Jika Pacarannya END, tahankanlah. Bayangkan jika kedua insan itu satu jurusan, satu kelas, sebangku pulak ! Tiap hari selama setahun mereka akan setiap hari ngeliat muka mantan. Mereka dijamin gakbakalan bisa moveon. Belum lagi kalau seluruh penghuni kelas tahu kalau mereka dulu pernah pacaran lalu putus, Tahankanlah buat disorakin atau dikata katain tiap hari. Hahaha ngenessnya…

Gue udah buat pendirian sendiri. Gue akan buat pendirian ini bukan seperti Air didaun talas. Gue akan masuk IPS. Alasannya memang cukup kuat, gue nggak nguasai materi IPA. Karena gue yakin kalo maksain sesuatu yang gak disuka, kita sendiri nanti yang menanggung kegagalan sendiri. Buat apa maksain sesuatu yang gak disuka, sementara ada jalan lain yang lebih diminati. Sebaliknya , gue menguasai hampir semua materi IPS. Sosiologi termasuk pelajaran favorit gue, Geografi dan PKN juga gue suka. Dan gue lebih milih kehendak gue daripada mikirin yang namanya “gengsi”. Bodo amat yang namanya gengsi ! Bodohnya siswa yang sia siain waktu 2 tahun disekolah masuk materi pelajaran yang dia gaksuka hanya demi gengsi. BULLSHIT !

Nanti gue tanya bang Raditya Dika. Pas dia SMA, dia milih IPA atau IPS ? Pokoknya gue akan milih IPS ! Ikatan Pelajar Santai. Hidup IPS , Hidup Absurd !

“Biar papaku gaksuka. Mamaku juga melarang. Biar Pacarku menolak, ku tak takut. Tetap kukatan kupengen, masuk IPS”

 

Iklan

3 pemikiran pada “IPS or IPA ? Terserah gue dong !

Tulis Komentar Anda. Pakai Facebook atau Twitter disarankan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s