Sepenggal hati yang Kamu tinggalkan

Langit terasa lebih gelap ketika kamu tak berada disisiku. Namun hati ini terasa lebih tenang saat kamu tidak menemaniku menulis coretan ini. Karena aku tahu, jika kamu membaca tulisan ini, kamu akan merasa sakit hati padaku. Tolong, jangan baca tulisan ini.

Kamu ! kamu yang setiap hari membangunkan tidurku, yang mengusap pelan mataku agar aku dapat melihat indahnya mentari pagi. Memegang tanganku pelan, mengajakku keluar merasakan indahnya dunia kita berdua. Setiap saat terdengar lagu cinta dari mulut kita berdua. Senantiasa menyejukkan hati, menyemangatkan hidup. Nikmati hidup ini bersama, takkan ada yang mengganggu. Alam kan beri kebebasan dan burung diudara akan bernyanyi bersama kita. Indah Sekali.

Dimana saja ketika kamu tersenyum, aku akan Tersenyum bersamamu. Kamu akan selalu tersenyum saat kita bersama. Karena saat ada masalah, kita pecahkan bersama. Aku yakin cinta yang kita ukir selama ini akan membawa kebahagiaan bagi kita hingga tua nanti. Percayalah ! Percaya pada kekuatan cinta. kekuatan cinta yang mampu buatku bertahan, buat hatimu tegar.

Langit pun mulai mendung, seperti mendungnya suasana hatiku. Ketika rintik rintika air mulai turun, aku terbangun dari tidurku. Aku bangkit dari tempat tidurku lalu berdiri didepan jendela. Kuusap perlahan embun dijendela. Dengan jari telunjukku, kutuliskan namamu, Tanda Love, kemudian aku mengukir namaku. Rintik air jatuh perlahan menghujani bumi. Air mata mengalkir membasahi Pipi. Aku mengusap pelan air mata ini. Kuhapus segera. Karena aku tahu kamu akan merasakan hal yang sama ketika mengetahui aku sedang sedih. Aku tak ingin melihatmu sedih. Jangan Menangis !

Iklan

Tulis Komentar Anda. Pakai Facebook atau Twitter disarankan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s