Sekilas tentang Uang

Siapa yang tak kenal Uang. Hampir semua orang tahu apa itu uang. Tetapi pertanyaan ini kurang tepat jika ditujukan kepada anak balita yang baru lahir. Karena bayi baru lahir  belum tahu apa itu uang. Tapi saat mereka melihat uang, mereka akan memasukkan uang itu kemulutnya dan menjilatinya layaknya permen. Tapi suatu saat mereka akan tahu sendiri apa itu fungsi uang. Untuk membeli Popok.

Banyak fungsi uang dalam kehidupan ini. Peranan uang dalam setiap kalangan masyarakat pun berbeda beda. Tapi tujuannya hanya untuk membeli dan menabung. Fungsi uang beragam, mulai dari membeli minuman saat haus, membayari paket internet, mentraktir makan pacar saat malam minggu, sampai hanya sekedar untuk mempertebal dompet. Sengaja menukar uang 100 ribu menjadi pecahan seribuan hanya buat nebelin dompet. Padahal kalau dompet tebal susah dimasukin ke celana. Gak nyaman banget. Buat kamu yang suka begituan hentikan aja. Nanti memancing niat jahat para penjambret buat nyolong tuh dompet.

Akhir akhir ini uang sering menjadi penyebab kesenjangan sosial. Ada yang kaya , ada yang miskin, Ada yang pintar, ada yang bodoh kurang pintar. Liat aja, berita berita yang sering nongol di TV. Berita ekonomi tentang kurs mata uang dunia. Bagi orang kaya, mereka sangat ingin tahu perkembangan kurs mata uang dunia yang mungkin dapat berpengaruh pada kekayaannya. Ini sering terjadi kepada orang bisnis, pengusaha properti dan orang kaya lainnya yang pendapatannya sangat bergantung pada keadaan mata uang dunia.

Sebaliknya, orang orang yang kurang beruntung yang merupakan korban kesenjangan sosial tidak begitu perduli dengan berita ekonomi tersebut. Karena mereka tidak punya media komunikasi, tidak puna keahlian. Sehingga tidak tahu menahu soal pembaruan berita itu. Bagi mereka, uanglah sangat penting. Sekecil apapun itu sangatlah berarti. Coba kalian berikan uang 1000 ribu rupiah ke anak anak pengamen di jalanan. Mereka akan tersenyum bahagia sekali. Apalagi mereka sempat mengatakan “sikit banget loh ngasinya, masa cuma seribu doang”  Bukan. mereka akan bilang “terima kasih” pada pemberi uang, itu menandakan mereka senang sekali. Mungkin kita hanya mengira 1000 buat kita hanya mampu membeli 3buah permen relaxa yang mungkin habis hanya dalam 3 x 5 menit : 15 menit. Tapi dari kegembiraan mereka, seakan akan 1000 itu dapat melunasi uang sekolah selama 2 bulan. Setidaknya  1000 itu mampu menghindarkan anak anak itu dari libasan pedih rotan oleh oknum oknum yang selalu meminta setoran setiap hari. 

Kenapa bisa ada oknum oknum seperti itu? Mereka juga bernasib sama dengan para pengemis itu. Mereka sama sama korban kesenjangan sosial. Rendahnya keahlian produktifitas seseorang memaksa dia memilih jalan haram untuk bertahan hidup. Uang. Dengan Uang, sebegitu besar efek uang dalam kehidupan, dan sebegitu besarnya nyali orang hanya untuk uang.

sad

Pernah saya melihat berita di infotainment, ada sebuah tempat karaoke di Jakarta yang memasang tarif sewa kamar seharga 15 juta per 6 jam. WHATT ?? 15 juta per 6 jam. Begitu cepatnya uang segitu habis. Padahal fasilitas yang disediakan karaoke itu tidak berbeda jauh dengan ruang karaoke standar. Buat apa sih menghamburkan uang segitu banyaknya hanya untuk hiburan sesaat.

Uang bukanlah segalanya, tapi segalanya adalah uang. Jika seseorang telah memiliki semua yang diinginkannya dalam hidup. Ia bisa memiliki segalanya. Tapi belum tentu dia bisa membeli kebahagiaan menggunakan uang. Memang uangnya masih menumpuk di 10 rekening banknya, tapi bisakah dia menjalani hidupnya dengan tenang? Dimana hartamu,disitu pikiranmu. Lebih bahagia lagi sekeluarga yang miskin, yang setiap hari mereka hanya bisa memakan nasi dicampur garam tetapi selalu bersyukur daripada orang kaya yang bergelimangan harta. Tetapi cara dia mendapatkan harta itu membuat dia menghiasi masa depannya dengan tidur disebuah tempat yang penuh dengan kertak gigi dan bernama PENJARA.

Pieyter Mardi, seorang penulis yang masih duduk dikursi SMA, menuliskan apa yang dipikirkannya sehingga menjadi inspirasi bagi orang lain. Memutuskan untuk golput seumur hidup sampai Indonesia menemukan pemimpin yang bersih,jujur, ojo dumeh. Terima Kasih

Iklan

2 pemikiran pada “Sekilas tentang Uang

Tulis Komentar Anda. Pakai Facebook atau Twitter disarankan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s