Ayah, Mengapa aku EXOBOYS ?

SAMPUL

AYAH MENGAPA AKU EXOBOYS? Sebuah karya terbaru dari gue yang akan terbit bulan ini. Hanya karya tulisan biasa, namun tidak ada yang eksklusif. Bukan trailer film bioskop yang beken, atau full movie terbaru. Maaf kalau editan fotonya jelek, karena pictnya hanya untuk mendukung kelengkapan postingan gue ini.
Kalian sudah siap ? Ayoo !

#START (bila lewat start, terima 2000 dari bank)

#REVIEW AYAH MENGAPA AKU EXOBOYS

ayahmengapaakuexoboys

Gue bisa dibilang satu satunya cowok yang paling aneh dikelas (X-7). Mengapa tidak ? Disaat siswa cowok penghuni kelas (X-7) lebih menyukai aliran musik rock, jazz , dan film action , gue malah lebih suka denger lagu-lagu KPOP, seperti lagu-lagunya EXO, BEAST, BIGBANG, dan lain lain. Dan gue engga pernah melewatkan nonton K-DRAMA disetiap malam minggu, tapi sayangnya sekarang NET. engga pernah lagi menyiarkan drama korea.

Jadi EXOBOYS itu engga menyenangkan, tapi gampang dijalani! 🙂

 

Tapi menjadi EXOBOYS itu tak selalu menyenangkan, ada kalanya beberapa hal sering membuat gue agak risih. Ada saja respon orang orang yang membuat gue engga nyaman dalam menggeluti hobi gue yang satu ini. Misalnya pas gue pasang mp3 EXO-WOLF (Korean Version) dikamar dengan volume tinggi, sekalian gue juga ngehayati lagunya dengan teriak teriak gaje.
“Geurae wolf, naega wolf. Auuuuuuu~” Gue melolong keras layaknya seorang serigala yang berubah wujud dibulan purnama. Mendengar nyanyian gaje gue, orangtua gue mengira kalau gue lagi diterkam si Galang (pemeran sinetron GGS, Ganteng Ganteng Seringgila). Gue pun terpaksa kecilkan volume mp3 player saat pintu kamar gue digedor gedor oleh papa dan mama gue :D.


Pernah juga saat dikelas, ketika guru tidak masuk sekolah hari itu, semua siswa kelas (X-7) pun bebas sebebasbebasnya tanpa gangguan guru. Siswa cowoknya lagi asyik ngumpul” sambil ngebahas sesuatu yang gentle. Ada yang nyanyi nyanyi sendiri, padahal dia tahu kelas ini bukan lagi ngadain SMTOWN Global Audition. Dia audisi ditempat yang salah

Dan ada yang kelayapan diluar kelas, dan sisanya ikutan nimbrung ngerumpi bareng siswi ceweknya.

Lha, Kalau Gue?

Gue cuma duduk santai (ngangkat kaki) disudut kelas, dengan sepasang earphone yang melekat erat dikedua telingaku, dan tersambung keponselku yang sedang kukantongi. Jangan tanya lagi gue denger musik jenis apa. Tentunya musik-musik KPOP yang merajai memori ponselku.

Dengan mulut bernyanyi komat kamit tanpa tahu artinya, gue berusaha menghibur diri sejenak disaat suasana kelas sedang amberegul emessuyyuu, bahrelweyy bahrelweyy alias amburagul kacau balau. Kadang saking menikmati dentuman lagu, gue pernah hampir ketiduran dikelas. Untung saja musiknya tiba tiba berhenti sebelum 30detik kemudian guru memasuki kelas. Kalau ketahuan, bisa bisa ponsel gue dicincang seperti daging ayam oplosan.

Dikelasku, populasi penggemar KPOP cuma sedikit. Dan kebanyakan ialah cewek. Sebenarnya gue dan temen gue yang satu lagi , namanya Ryo Tauhid sama sama penggemar KPOP. Dia itu fans 2NE1 dan Lee Hi. Jadi kalau gue pengen cerita cerita tentang Korea, kami sering cerita barengan, Tapi jika tidak ada da, mungkin cerita bareng cewek juga tidak terlalu berat.

Tapi ngeshare soal KPOP bareng cewek juga ada masalahnya. Kalau ngomongnya bareng cewek yang berstatus “just friend” sih engga masalah. Tapi kalau gue keseringan ngomong/chatting tentang Korea sama Dia, trus tiba tiba gue malah naksir sama dia, gimana ? Ngeness itu.

Parahnya, temen temen gue yang awalnya mengira hubungan gue dengan dia itu hanya sebatas teman saja, sekarang malah berusaha ngejodohin gue dengan dia atas nama Korea yang merupakan minat kami bersama.

Dan sampai tulisan ini diterbitkan, tragedi itu masih berlangsung hingga sekarang. Kata kata seperti “Piter, kalian itu cocok kalau jadian sama dia. Kalian kan sama sama suka korea. Yaudah, tembak aja dia, bakalan diterimanya itu” menjadi tidak asing lagi bagiku.

Sebenernya gue itu naksir sama dia, dari pertama dia ngaku kalau dia itu ELF (sebutan fandom Super Junior) dan dia juga bilang kalau koleksi poster EXOnya juga ada. itu artinya dia juga menyukai apa yang gue sukai. Tetapi sifatnya yang pendiam memebuat gue enggan berbicara langsung padanya.
Tapi jika dalam SMS, jangan ditanya lagi lagi keakraban kami berdua.
Dengan pengiriman sms rata rata 35/sms perhari membuat inbox ponselku penuh dengan sms darinya. Isinya bermacam macam, mulai dari perbincangan dalam bahasa korea, saling kirim sms spam (ini yang paling gue suka, soalnya kami saling kirim sms yang sama berkali kali hingga inbox ponselku cepat penuh) sms tanya PR dan tak tau lagi.
Pokok bahasan kami tak jauh dari yang namanya Korea!.

Lupakan dahulu sejenak tentang itu, masih banyak lagi pengalamanku yang membuatku terpaksa mengatakan ” Ayaaaahhhh, mmmengaapaa akuu exoboyss ?”

 


#REVIEW Part2 (ENDING) AYAH MENGAPA AKU EXOBOYS

Menjelang hari ulangtahunku pada tanggal 7 Agustus 2014, aku mendapat kabar gembira untuk kita semua. Kini EXO sudah ada ekstraknya (?). Maksudnya fandom resmi EXO sudah resmi diluncurkan. Namanya ialah EXO-L yang berarti EXO – LOVE , menandakan cinta para fans EXO untuk personil EXO-K ataupun EXO-M. “L” dipilih karena huruf L berada diantara huruf K dan huruf M. Jadi penggunaan EXO-L sangat cocok untuk menjadi fandom resmi EXO. Sebelum adanya EXO-L, fandom non-resmi EXO ialah, EXOTIC-EXOSTAN- dan EXOFANS.

Lha, hubungannya ke gua apa ?

Ada dong! EXO-L diluncurkan pada tanggal 5 Agustus 2014, tepatnya dua hari sebelum tanggal ulangtahunku. Tidak ingin ketinggalan momen spesial ini, maka gue segera membuat account twitter @exolfans dan kuberi nama EXO-L Indonesia. Akun twitternya bisa kamu lihat di twitter.com/exolfans dan tweetnya dihalaman beranda blogku. Tidak lupa juga gue langsung daftar menjadi member resmi EXO-L GLOBAL. Karena fasilitasnya yang sangat menggiurkan, salah satunya berkesempatan untuk chatting langsung dengan personil EXO!

Ayoo monggo difollow akun twitter @exolfans dan juga @pieyterm Ditungguloh follownya^^

Andaikan personil EXO punya twitter/social media, gue berharap personil EXO bisa ngucapin happybirthday~ langsung kegue. Walau terasa engga mungkin, gue tetap berharap mereka dapat melakukannya dihari ulang tahunku yang lainnya~

Terima kasih telah membaca 🙂 Mohon komentarrnyaa 🙂

Dari sekian

Iklan

Tulis Komentar Anda. Pakai Facebook atau Twitter disarankan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s