Kita telah hidup diabad 21, dengan segala kecanggihan teknologi dan berbagai inovasi yang mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia. Kita dituntut untuk aktif mengikuti perkembangan zaman, dan memiliki pola pikir yang berorientasi kepada masa depan. Seperti prinsip Jas Merah (Jangan sekali-kali melupakan sejarah) yang dikatakan oleh Soekarno, sejarah juga tidak boleh dilupakan, karena dari situlah kita—umat manusia berasal.

Holocaust

Pembaca sekalian mungkin agak bingung dengan topik yang sekali ini akan gue bawakan, karena selama ini gue selalu menulis postingan yang berhubungan dengan kehidupan gue sehari-hari dan berbagai tulisan lainnya. Tapi gue yang memang cukup tertarik dengan topik Sejarah Dunia, apalagi yang ada sangkut pautnya dengan NAZI, atau Adolf Hitler, karena masih banyak misteri tentang mereka yang belum terpecahkan hingga saat ini, walaupun banyak teori-teori atau pendapat dari Ahli Sejarah yang mencoba menemukan titik akhirnya.

GERhitler30

Seperti misteri kematian Adolf Hitler yang masih belum menemui titik terang, karena pihak Sekutu Rusia mengumumkan bahwa tengkorak terbakar yang ditemukan di tempat persembunyian Hitler, tidak sesuai dengan hasil tes DNA milik Hitler. Ini semakin menguatkan dugaan Sekutu bahwa Adolf Hitler berhasil kabur dari Berlin, dan disebut-sebut pergi kesuatu daerah yang bernama Atlantis—sebuah benua yang dulu hilang, yang merupakan sumber peradaban dunia dimasa lampau. Banyak yang berpendapat bahwa Atlantis adalah Indonesia, karena kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya.
Namun semua itu seakan hilang bersama arus perubahan zaman.


Holocaust. Topik ini sempat menjadi perdebatan para Ahli dan Sejarawan Internasional tentang benar adanya Proyek Pembersihan Etnis yang dipimpin oleh Heinrich Himmler tersebut. Banyak yang mengira Holocaust hanyalah cerita fiksi belaka yang seolah-olah dibuat untuk mengintimidasi orang Yahudi di dunia. Adolf Hitler pernah mengatakan “Buatlah sebuah kebohongan besar, lalu ceritakan terus pada orang-orang disekitarmu, dan perlahan kebohongan itu akan menjadi benar”

Siapakah yang menggagas Holocaust?

Bundesarchiv_Bild_183-S72707,_Heinrich_Himmler

Heinrich Himmler. Dia adalah Pimpinan Tertinggi Schutzstaffel (SS) atau pasukan khusus NAZI, yang saat itu NAZI sedang dipimpin oleh Der Fuhrer, Adolf Hitler. Mereka yang menjadi korban Holocaust bukan saja orang Yahudi, tetapi juga orang Gipsi, Polandia, serta para pengikut ideologi yang bertentangan dengan NAZI, seperti anggota partai sosial-demokrat, dan komunis.

Holocaust dijalankan dalam bentuk kamp konstentrasi dan satuan khusus, yaitu Einsatzgruppen. Selama Perang Dunia II, kamp konsentrasi yang didirikan oleh Einsatzgruppen telah membentuk industri pembunuhan yang menewaskan 11 juta hingga 14 juta orang.

Saat itu Himmler yang adalah salah satu orang kepercayaan Adolf Hitler, telah menjabat posisi-posisi penting dalam pemerintahan Jerman. Pada tahun 1936, Himmler memegang kuasa penuh terhadap semua badan hukum diseluruh Jerman. Dan Himmler juga merangkap sebagai Kepala Kepolisian Jerman yang memasukkannya sebagai cabang dari SS. Pada tahun 1943, Himmler meraih kekuasaan mutlak ketika ia menjabat menjadi Menteri Dalam Negeri.

Dengan berbagai pangkat yang diraihnya saat itu, Himmler kemudian mengurus pendirian seluruh kompleks kamp konsentrasi di Jerman. Pada 22 Maret 1933, Himmler resmi membuka Kamp konsentrasi pertama di Dachau, yang akan diisi oleh lawan-lawan politik Partai NAZI, dan musuh-musuh dari Adolf Hitler.

waffenssparade

Untuk memperkuat kekuasaannya, Himmler pun mulai mengembangkan sayap militer dan membentuk SS baru, yang bernama SS-Verfϋgungstruppe, SS Totenkopfverbande yang menjadi cikal bakal berdirinya Waffen SS atau ‘SS Bersenjata’ sebagai pasukan yang secara teknis berada dibawah Wehrmacht, atau Angkatan Bersenjata Jerman.
SS Totenkopfverbande pimpinan Eicke diberi tugas untuk mengatur kamp konsentrasi diseluruh Jerman.

Setelah tahun 1941, SS Totenkopfverbande memiliki tugas tambahan untuk mengatur pembasmian penduduk diwilayah Polandia. Pasukan SS bersama SD (Sicherheitsdienst) sebagai lembaga intelijen NAZI mulai mengejar orang Yahudi, Gipsi, Komunis, Homoseksual, dan siapa pun yang dianggap bertentangan dengan ideologi NAZI, baik secara rasial, kultural, religius ataupun politis.

Orang orang itu dianggap manusia rendahan atau Untermenschen, harus ditempatkan di kamp konsentrasi atau kamp pembasmian.

Himmler sebagai kreator utama Holocaust, menggunakan kepercayaan fanatik dan penuh mistik terhadap ideologi rasisme NAZI. Hal ini digunakan untuk membenarkan tindakannya dalam melakukan pembunuhan massal, dan genosida terhadap jutaan orang yang tidak dikehendaki oleh NAZI. Terhadap orang Polandia, Himmler juga punya rencana. Semua kaum intelektual Polandia harus dibunuh. Sisanya hanyalah orang-orang yang cukup bisa membaca secara sederhana, agar mengerti rambu-rambu lalu lintas. Ini bertujuan untuk membiarkan orang Polandia agar tetap menjadi bodoh dan tenggelam dalam kepasrahan.

Sebenarnya pembantaian ini diawali oleh orang-orang Jerman yang berfikir kearah Ariosofi, yakni dogma religius yang percaya terhadap superioritas ras Arya dibandingan ras lainnya. Orang orang Jerman berpikir, keilaian yang tinggi pun telah memilih bangsa Jerman untuk memimpin Dunia. Bagi banyak orang Jerman, para komunis dan Bolshevik berisi Orang-orang Yahudi pula. Untuk itu, Himmler juga mempersiapkan pasukan SS khusus dalam kampanye pembasmian ‘Kaum Bolshevik- Yahudi’ karena dianggap sebagai musuh negara, serta dituduh sebagai penyebab kebangkrutan ekonomi dan sosial-politik Jerman setelah Perang Dunia II.

Akhirnya, Waffen SS pun dibentuk dan beranggotakan sukarelawan yang dikumpulkan oleh Himmler, yang berasal dari seluruh Eropa. Para sukarelawan ini antara lain adalah orang-orang Denmark, Norwegia, Swedia, Belanda, Belgia, Perancis, Spanyol, dan lain lain.

Bersamaan dengan Invasi Jerman ke Rusia tahun 1941, para sukarelawan ini bertambah banyak, dengan masuknya orang-orang Ukraina, Latvia,Lithuania, Estonia dan kebangsaan non-Jerman lainnya. Kampanye ini bertujuan untuk mempertahankan nilai-nilai tradisional Eropa Lama, yang terancam oleh Gerombolan Bolshevik Tak Bertuhan yang harus dibasmi.

Einsatzgruppen dengan dibantu oleh satuan sukarelawan tersebut menyatakan

“Fuhrer telah memerintahkan pembasmian secara fisik kepada orang-orang Yahudi”

Einsatzgruppen kini mengalihkan perhatiannya untuk melakukan pembunuhan massal terhadap oran Yahudi. Dalam sidang pengadilan di Nuremberg, para komandan Einsatzgruppen menjelaskan metode pembasmian tersebut.

“Satuan Einsatzgruppen yang terpilih memasuki desa atau kota kemudian memerintahkan pemuka keturunan Yahudi untuk mengumpulkan warganya dengan alasan pemindahan. Mereka diminta untuk menyerahkan barang berharga milik mereka. Lelaki, perempuan, dan anak-anak digiring ketempat eksekusi. Tempat eksekusi biasanya tepi sebuah parit anti-tank yang cukup lebar. Kemudian mereka ditembak dalam keadaan berlutut atau berdiri. Mayat-mayatnya dibuang kedalam parit”

Para pemimpin Einsatzgruppen merekam berapa banyak orang Yahudi yang dibunuh bahkan dalam hitungan hari. Dalam tahun pertama kependudukan NAZI di wilayah Uni Soviet, lebih dari 300 ribu orang Yahudi dibunuh. Di bulan Maret 1943, angka itu melonjak menjadi 600 ribu dan di akhir perang menyentuh perkiraan sebanyak 1,3 juta orang.

Ditengah pembantaian terhadap orang Yahudi, para petinggi NAZI kemudian mengadakan sebuah pertemuan di tepi danau dekat Berlin, yang dihadiri oleh 15 petinggi NAZI. Mereka berkoordinasi tentang ‘Solusi Akhir untuk Masalah Yahudi’ yang dibahas dalam pertemuan tersebut. NAZI bertujuan ingin membasmi seluruh populasi Yahudi di Eropa yang diduga berjumlah 11 juta orang. Salah satunya kaum Yahudi yang paling banyak mendiami Jerman Barat dan Jerman Timur, serta banyak lagi yang menyebar di Uni Soviet dan beberapa negara Balkan.

Beberapa keputusan yang dihasilkan oleh pertemuan tersebut yang dikatakan oleh petinggi NAZI tersebut:

“Seluruh Eropa harus disisir nersih dari Yahudi mulai dari timur hingga ke barat”

“Tujuannya adalah mengusir Yahudi keluar dari Berlin dan tanpa sikap sentimental apapun”

Pada 4 Oktober 1943, Himmler secara terang-terangan menyebut pembasmian orang Yahudi, dalam pertemuan rahasia SS do Posnań. Transkrip rekaman suara Himmer antara lain:

“Saya ingin membahas hal yang sangat sulit didepan Anda disini secara terbuka. Hal ini harus dibahas antara kita saja, dan jangan pernah menyebutnya didepan umum. Saya berbicara tentang ‘Evakuasi Yahudi’, yakni pembasmian orang-orang Yahudi. Ini hanya satu dari sekian hal yang mudah dikatakan. Orang Yahudi sedang dibasmi. Setiap anggota partai akan memberitahu dirimu secara jelas. Ini bagian dari rencana kita. Kita dengan menghilangkan orang Yahudi, membasmi mereka. Ha! Urusan kecil…”

Dan faktanya hingga sekarang, para sejarawan masih berdebat tentang kondisi psikologis, motif dan pengaruh apa saja yang mendorong Himmler untuk melakukan tindakan-tindakannya. Sebagian dari mereka melihat, Himmler hanyalah orang tol*ol yang mau saja diperintah oleh Hitler. Ada lagi yang melihat bahwa, Himmler justru tokoh utamayang mengembangkan anti-Semit dan pembunuhan rasial dalam pemerintah NAZI Jerman.

Oleh banyak orang, kini Himmler dikenal sebagai otak dari pembersihan etnis dan Holocaust.


Fakta tersebut mencengangkan bukan? Kalo menurut gue sih, pembantaian terhadap Yahudi tersebut sangat diluar batas kemanusiaan. Kalo menurut mereka bangsa Arya itu lebih tinggi derajatnya dari ras lainnya, itu salah besar. Tuhan itu menciptakan semua manusia memiliki derajat yang sama dihadapan-Nya. Apalagi 11-14 juta nyawa manusia yang melayang, itu sungguh memprihatinkan. Gue hanya bisa berharap Himmler mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya, dan semua manusia yang menjadi korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Bagi pembaca sekalian yang kurang menyukai sejarah, mungkin tulisan diatas kurang dapat dipahami karena terlalu teoritis. Tapi yang gue harapkan dengan gue menulis postingan ini, bukan dengan tujuan khusus ataupun propaganda apapun, namun hanya ingin memperluas wawasan pembaca sekalian. Ingat, Jas Merah 😀

Gue akan sangat senang jika anda meninggalkan komentar. Terima kasih.
Diolah dari berbagai sumber di Internet, dan berbagai buku sejarah tentang NAZI.

Iklan

5 pemikiran pada “HOLOCAUST: Proyek Pembantaian 14 Juta Orang Yahudi : NYATA ATAU FIKSI ?

  1. Sejarah memang sangat menarik untuk di kaji dan di pelajari. Dari membaca sejarah, kita bisa tau darimana asal-usul kita. Jujur, gue juga merupakan orang yang sedikit banyak menyukai hal-hal yang berbau sejarah. Tapi lebih ke persoalan yang ada di dalam negri pada zaman dahulu.

    Suka

  2. Gue juga sempat nonton film yang membahas tentang pembantaian Yahudi yang dilakukan oleh pasukan Hitler. Sadis dan nggak manusiawi. Orang2 yahudi ditempatkan di sebuah camp, di suruh kerja paksa, kemudian dibunuh dengan cara dibakar dalam satu tong besar. Tapi seharusnya itu menjadi sebuah pelajaran yang berharga untuk umat yahudi untuk tidak melakukan kekerasan terhadap kaum Muslim Palestina. Setidaknya mereka tahu bagaimana rasanya menjadi Asing, tidak diakui, dan diperlakukan seperti manusia rendahan. Hidup berdampingan itu lebih indah. Seindah suaranya Si Indah Dewi Pratiwi. haha

    Suka

  3. Ngeri juga bro baca cerita ini -__-
    masa iya dibunuhnya dibakar, kan itu nyiksa bangetkan?
    mending dipenggal langsung mati #eeeh

    Lihat foto, font tulisan, sama background blog serasi banget sama berita zaman dulu hehe

    Suka

  4. Wow, luar biasa! Kamu bisa tahu banyak hal tentang sejarah dunia. Aku suka juga. Tapi pengetahuanku gak sampai begini sih. Malah aku baru tahu, kalau kematian Hitler masih dicari tahu kebenarannya.

    Aku suka film berbau sejarah lama. Meski kadang aku nggak paham di beberapa adegan dan gatau beberapa tokoh diantaranya, tapi aku paling suka kalau melihat gambar/foto/film dokumentasi jaman kuno. Aku aja suka nonton Mr. Tukul Jalan-Jalan. Karena menguak misteri pada jaman penjajahan. 🙂

    Nice post!

    Suka

    1. Memang banyak orang yang memiliki kesukaannya masing-masing. Dan beberapa orang menyukai sejarah karena suatu alasan.

      Kalau aku mah menyukai sejarah karena penasaran ingin membongkar sejarah yang masih diragukan. Itu aja sih.

      Suka

Tulis Komentar Anda. Pakai Facebook atau Twitter disarankan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s